
Qur’an Camp SMP Qur’an Al Wahdah: Menguatkan Ukhuwah, Al-Qur’an, dan Jiwa Leadership Murid
15 June 2026Banyuraden, Sleman, DIY — Murid-murid SMP Qur’an Al Wahdah Yogyakarta melaksanakan shalat Istisqa pada Selasa, 8 September 2026, di komplek SMP Qur’an Al Wahdah Yogyakarta, Banyuraden, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Pelaksanaan shalat Istisqa ini menjadi salah satu bentuk ikhtiar dan penghambaan kepada Allah ﷻ, sekaligus momentum bagi seluruh warga sekolah untuk menyadari kelemahan diri sebagai manusia dan semakin menggantungkan harapan hanya kepada Allah ﷻ.
Shalat Istisqa dipimpin oleh Ust. Busur Ali, yang juga merupakan salah satu muhafidz SMP Qur’an Al Wahdah Yogyakarta. Para murid mengikuti rangkaian ibadah dengan tertib dan penuh kekhusyukan.
Setelah pelaksanaan shalat, Ust. Amin, selaku Kepala SMP Qur’an Al Wahdah Yogyakarta, menyampaikan khutbah Istisqa di hadapan para murid dan warga sekolah.
Dalam khutbahnya, Ust. Amin mengingatkan bahwa manusia adalah makhluk yang lemah dan senantiasa membutuhkan pertolongan Allah ﷻ. Berbagai kondisi yang terjadi hendaknya menjadi sarana untuk semakin menyadarkan diri akan keterbatasan manusia dan kebesaran Allah ﷻ.
Manusia tidak memiliki kekuatan untuk mendatangkan manfaat ataupun menolak mudarat kecuali dengan pertolongan Allah. Demikian pula dalam urusan hujan dan rezeki, manusia tidak mampu mengaturnya dengan kekuatannya sendiri. Semua berada di bawah kehendak dan ketetapan Allah ﷻ.
Karena itu, ketika menghadapi kondisi yang membutuhkan pertolongan, seorang mukmin hendaknya kembali kepada Allah dengan memperbanyak istighfar, doa, taubat, dan amal kebaikan, serta menyadari bahwa hanya Allah ﷻ tempat bergantung dan memohon pertolongan.
Pesan tersebut menjadi pengingat penting bagi para murid bahwa pendidikan di SMP Qur’an Al Wahdah tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga membentuk pribadi yang memiliki iman, adab, dan ketundukan kepada Allah ﷻ.
Melalui pelaksanaan shalat Istisqa ini, diharapkan para murid semakin memahami makna tawakal dan ketergantungan kepada Allah, sekaligus terbiasa menghadapi berbagai keadaan dengan kembali kepada tuntunan agama.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari pembinaan karakter Qur’ani di lingkungan SMP Qur’an Al Wahdah Yogyakarta. Dengan membiasakan murid untuk berdoa, beribadah, dan memohon pertolongan kepada Allah, sekolah berupaya menanamkan kesadaran bahwa setiap keberhasilan dan pertolongan pada hakikatnya berasal dari Allah ﷻ.
Semoga Allah ﷻ mengampuni dosa-dosa kita, menerima taubat dan doa kita, serta melimpahkan rahmat dan hujan yang bermanfaat bagi kita semua.
اللَّهُمَّ اسْقِنَا غَيْثًا مُغِيثًا، مَرِيئًا مَرِيعًا، نَافِعًا غَيْرَ ضَارٍّ
“Ya Allah, turunkanlah kepada kami hujan yang menolong, menyegarkan, memberi manfaat dan tidak membahayakan.”
Dokumentasi kegiatan :





