
Belajar Tak Hanya di Kelas: Madrasah Orang Tua Tanamkan Nilai Adab dan Akhlak di SMP Qur’an Al Wahdah
13 October 2025
Perkuat Karakter Spiritual Santri, SMP Qur’an Al Wahdah Yogyakarta Luncurkan Program 40 Hari Takbiratul Ihram
8 January 2026
Klaten, 26 Oktober 2025 — SMP Qur’an Al Wahdah Yogyakarta turut berpartisipasi dalam kegiatan Kajian Tahfizh Metode Gaza yang diselenggarakan oleh Forum Ma’ahid dan Madaris Qur’an Indonesia (FORMAQIN). Kegiatan ilmiah ini digelar di Aula PPTQ Ibnu Abbas Klaten, dengan kolaborasi antara IKADI Jawa Tengah dan Sadaqa, serta dihadiri oleh ratusan peserta dari berbagai pondok pesantren dan sekolah Islam di seluruh Indonesia.

Acara yang berlangsungpada Ahad, 26 Oktober 2025 ini menghadirkan dua narasumber utama yang berpengaruh dalam bidang tahfizh, yaitu Syaikh Syaifudin Abu Muhammad, seorang hafidz dan imam asal Gaza, serta Ustadz Acep Ilan Nawawi, Lc., M.Hum. dari lembaga Sadaqa.
Dalam kajiannya, Syaikh Syaifudin Abu Muhammad menyampaikan kisah perjuangan para penghafal Al-Qur’an di Gaza yang tetap teguh menjaga hafalannya meski dalam kondisi sulit akibat konflik. Beliau menekankan pentingnya kesabaran, keikhlasan, dan cinta terhadap Al-Qur’an sebagai sumber kekuatan seorang hafidz.

Sementara itu, Ustadz Acep Ilan Nawawi menjelaskan secara ilmiah prinsip-prinsip Metode Tahfizh Gaza yang menitikberatkan pada pembinaan spiritual, kedisiplinan, dan keteladanan dalam proses menghafal. Keduanya berpesan bahwa kekuatan umat Islam berawal dari komitmen terhadap Al-Qur’an dan niat yang tulus untuk menjaganya.
Perwakilan guru tahfizh dan santri dari SMP Qur’an Al Wahdah mengikuti setiap sesi dengan antusias. Kegiatan ini menjadi momentum berharga untuk menambah wawasan serta memperkuat semangat para santri dalam menapaki jalan para penghafal Al-Qur’an.

Ketua FORMAQIN, Dr. Umarul Faruq Abubakar, Lc., M.H.I., menyampaikan apresiasinya atas partisipasi seluruh peserta.
“Semoga ilmu yang diperoleh menjadi bekal bagi para pengasuh dan santri dalam meningkatkan semangat mereka untuk menghafal dan mengamalkan Al-Qur’an,” ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk keberkahan ilmu dan kemenangan bagi umat Islam di Palestina.

Melalui keikutsertaan dalam kajian ini, SMP Qur’an Al Wahdah berharap dapat terus menumbuhkan kecintaan para santri terhadap Al-Qur’an serta menguatkan peran lembaga pendidikan Islam dalam melahirkan generasi Qur’ani yang tangguh dan berakhlak mulia.




