Selamat datang para pengunjung yang bahagia...
Memberikan pendidikan terbaik adalah harapan setiap orang tua. Memiliki anak yang sholih-sholihah merupakan idaman tiap keluarga. Terlebih disaat lingkungan pergaulan yang semakin bebas, pesatnya perkembangan teknologi yang sering berdampak negatif terhadap moralitas, serta arus globalisasi yang makin menuntut persaingan dan kompetisi.
Mewujudkan harapan anak dan generasi penerus yang shalih-shalihah adalah keniscayaan. Menyiapkan generasi “lil-muttaqiina imaaman”, pemimpin bagi orang bertaqwa bukanlah utopia (angan-angan). Berbekal kesungguhan ikhtiar dan menyempurnakan tawakal dalam mendidik adalah modal terpenting. Apatah lagi berpandukan Kitabullah dan Tuntunan Rasulullah, maka harapan itu masih bisa terwujud.
Untuk itulah Yayasan Pendidikan Wahdah Islamiyah Yogyakarta (YPWIY) hadir. Mengisi ruang kosong, serta bersinergi dengan seluruh elemen umat dan bangsa turut andil dalam menyiapkan generasi “lil-muttaqiina imaaman” tersebut, dengan senantiasa terus mengharap Ridha dan Pertolongan Allah ‘Azza wa Jalla.
Berbekal konsep “pendidikan langit” dan SMART (shalih, mandiri, aktif, riang, dan teladan), kami -khususnya para Guru- akan berusaha mengemban amanah ini di setiap level pendidikannya, mulai dari KB, TK, SD/MI, hingga SMP dan SMA.
Mohon dukung dan doakan kami,
Muhammad Agung Bramantya, S.T., M.T., M.Eng., Ph.D.
( Ketua Yayasan 2 Periode, tahun 2014 – 2023)
VISI, MISI, dan TUJUAN
VISI
“Terwujudnya Lembaga Pendidikan Religius dan Unggul”
MISI
- Mengembangkan pendidikan berbasis syariat dan kekaderan, menjadi jalan dakwah dan perjuangan dalam mengembangkan dan memelihara Islam yang shahih, sebagaimana para pendahulu Islam yang shalih.
- Menyelenggarakan sistem pendidikan yang terorganisasi dengan baik dan menerapkan pola manajemen partisipatif.
- Meningkatkan kualitas proses pendidikan yang mencakup seluruh komponen pendidikan.
- Mewujudkan lembaga pendidikan dan pusat pembinaan yang unggul dan berprestasi.
- Mewujudkan tenaga pendidik dan kependidikan yang mampu dan tangguh.
- Mewujudkan kurikulum dan program pengajaran ciri khas lembaga pendidikan.
- Menjadi mitra pemerintah dalam mencapai tujuan pembangunan pendidikan nasional yaitu meningkatkan iman, takwa dan akhlak mulia serta penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.
- Menjalin hubungan kerja sama dengan berbagai pihak dalam hal-hal yang relevan dengan pencapaian tujuan institusi
TUJUAN
- Menghasilkan penyelenggaraan lembaga pendidikan yang syar’i dan profesional.
- Melahirkan dan mengembangkan potensi peserta didik yang mewujudkan ibadah hanya kepada Allah Subhanahu wa Ta’la.
- Menghasilkan peserta didik yang memiliki pemahaman Islam yang benar, aqidah yang lurus, iman yang kuat dan berakhlak mulia serta siap menjadi kader dakwah.
- Menghasilkan peserta didik yang unggul dalam bidang Tahfidz al-Quran, Bahasa Arab dan Bahasa Inggris, sesuai perkembangan fisik dan psikisnya.
- Membentuk kemampuan profesional, amanah dan tanggung jawab pendidik dan tenaga kependidikan.
- Memberikan kemudahan pelayanan dan akses pendidikan yang sebaik-baiknya kepada segenap putra putri kader Wahdah Islamiyah dan kaum muslimin.
Jenjang Pendidikan
Susunan Pengurus Yayasan
PEMBINA : Dr. K.H. M. Zaitun Rasmin, Lc., MA.
Pardiono, S.Pd.I
Irhamullah Yunta, S.Kom
Dr. Hasbi Nur Prasetyo Wisudawan, S.T., M.T.
Arif Widodo, S.E
Noor Wakhid Faizin S.P.d.I
Lambang Cahyo Hadi, S.Pd.
PENGAWAS :
- Ir.M. Agung Bramantya, S.T., M.T.,M. Eng., Ph.D. IPM., ASEAN. Eng.
- Irfan Rodli, S.Th.I., M.M
- Rudy Susanto, S.Pd.I.
PENGURUS HARIAN :
KETUA ` : Dr. Ikhlasul Ardi Nugroho., S.Pd.,M.Pd.
Wakil Ketua : Andrey Ferriyan, S.T., M.Cs. Ph.D.
BENDAHARA : Mochamad Nurul Amin, S.Si., M.Sc.
SEKRETARIS : Mulyono, S.Pd.I, B.A.
KUTIPAN DISKUSI...
Mohammad Fauzil Adhim
30 TAHUN MENDATANG ANAK KITA
Pelajarilah dengan sungguh-sungguh apa yang benar; apa yang haq, lebih dulu dan lebih sungguh-sungguh daripada tentang apa yang efektif. Dahulukanlah mempelajari apa yang tepat daripada apa yang memikat. Prioritaskan mempelajari apa yang benar daripada apa yang penuh gebyar. Utamakan mempelajari hal yang benar dalam mendidik daripada sekedar yang membuat sekolahmu tampak besar bertabur gelar.
Sungguh, jika engkau mendahulukan apa yang engkau anggap mudah menjadikan anak hebat sebelum memahami betul apa yang benar, sangat mudah bagimu tergelincir tanpa engkau menyadari. Anak tampaknya berbinar-binar sangat mengikuti pelajaran, tetapi mereka hanya tertarik kepada caramu mengajar, tapi mereka tak tertarik belajar, tak tertarik pula menetapi kebenaran.


